blueberry cheese cake

Beloved wife. Loves to write. Loves to capture moment. Loves to share. And this is my journey. Welcome :)
Recent Tweets @

Cita-cita saya sejak pertama kali menginjakan kaki di Bogor dan melihat rusa-rusa berkeliaran bebas di Istana Bogor adalah mengambil foto rusa yang anggun dan tentu saja berfoto dengan rusa. Saat itu saya hanya bisa menatap mereka dari kejauhan. Duh sepertinya rusa itu jinak dan kayanya bakal gampil pose cantik dengan mereka, lalu hasilnya di pamerin di profil picture facebook (jaman dulu belum ada instagram dan path). Okelah, i’ll be back someday and take lovely picture with you guys.

Namun kenyataannya saya tidak kembali lagi ke Bogor sejak hari itu. Tapi tidak lupa cita-cita foto sama Uncal (rusa dalam basa Sunda) nya mah.

Dan di tahun 2011 saat saya berkunjung ke Benteng Pendem Cilacap tak disangka ternyata ada sekawanan rusa hidup disana. Aiih bahagianya, bisa melihat kawanan rusa tanpa terhalang pagar, teralis atau kurungan. Dengan latar belakang rumput dan bukit hijau. Namun saat itu hujan gerimis dan sudah sore dan sudah sangat sepi. Hanya saya dan adik saya yang saat itu masih beredar di Benteng Pendem. Jadi untuk mengambil foto dari dekat saya takut.

Kenapa takut? Bagaimana bila kumpulan rusa itu

Read More

Iyah kembali lagi aktif blognya Insya Allah. Kembali dengan sedikit cerita tentang TTC (trying to conceive) kami. Jadi ternyata saya di diagnosa Endometriosis Stadium 2, seharusnya saya tidak terkejut, kan sudah bolak-balik tuh baca dan browsing apa itu endometriosis, bagaimana gejalanya, Tapi tetap saja waktu dikasih tahu punya endometriosis bengong juga.

Ketahuan endometriosis juga harus melalui perjalanan panjang. Awalnya saya didiagnosa penyumbatan perlengketan tuba falopii yang mengharuskan saya menjalani Laparoskopi. Kenapa harus Laparoskopi? Karena hanya dengan jalan inilah dokter bisa mengetahui penyebab sumbatan dan memberi tindakan yang tepat agar saluran sel telur kembali terbuka. Kemudian diketahuilah bahwa penyebab sumbatannya adalah Endometriosis.

Apa itu Laparoskopi? Boleh cari di Google sudah banyak blog yang membahas dengan rinci bahkan sudah banyak yang mengunggah videonya ke Youtube. Intinya tindakan pembedahan invansif minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan tangan dokter melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut. Kamera mini digunakan dengan terlebih dahulu dimasukkan gas untuk membuat jarak pemisah antara rongga sehingga dapat terlihat dengan jelas. Dokter melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya. Pemulihannya cenderung cepat dan terhindar dari rasa sakit berkepanjangan.

Kedengarannya no big deal yah? Bekas luka kecil, pemulihan juga cepat bahkan dokter saya bilang istirahat sehari juga besoknya bisa langsung kerja (dusta). Tapi tetap proses operasi mah tidak ada yang bikin nyaman. Persiapannya juga mungkin sama seperti operasi lainnya. Rontgen, EKG, diambil sampel urine, diambil sampel darah (saya tidak suka disuntik apalagi diambil darah T_T), puasa 6 jam, tes alergi (disuntik dibawah kulit yang rasanya seperti disundut rokok) dan tentu saja diinfus (suntik lagi).

Belum lagi efek obat bius pasca operasi. Wuiih mual dan muntahnya ajaib hahaha. Mengingatnya aja sekarang jadi mual sendiri. Tiap orang berbeda sih, namun saya ditakdirkan jadi orang yang harus mual muntah pasca efek obat bius hilang (belakangan diketahui ternyata bibi tercinta pun mengalami hal yang sama, udah turunan kayanya). Terlepas dari itu semua Alhamdulillah operasi nya lancar, jaringan endonya sudah dibakar oleh alat, kista kecil pun sudah dibuang. Namun ada beberapa jaringan yang tidak terbuang sehingga dokter mengharuskan saya terapi Tapros selama 3 bulan. 

Tapros? Apalagi itu. Tapros sebenarnya merek obat keluaran Takeda yang disuntikkan ke tubuh gunanya untuk mengobati kelainan organ yang disebabkan oleh kelainan hormon seperti endometriosis. Sekarang saya sudah menjalani suntik Tapros sebanyak dua kali. Efek sampingnya haid jadi berhenti, emosi labil, susah BAB, cepat pegal. Ah semoga tidak ada efek samping yang aneh-aneh. Dan semoga semuanya lancar. Semoga diridhoi Allah agar segera punya keturunan. 

Saat sedang booking penerbangan sebuah maskapai via telpon.

CS : Atas nama siapa?
Me : Manda Mum…
CS : Bisa dieja nama belakangnya?
Me : Rrrrr… Manda em u em…
Suami : Huahahahahaha
Me : *Melipir ke dapur*
CS : Iya bu mama ultra mama lalu?
Me : Rrrr… tango? alfa? rrrr ha?…

Dan suami masih tertawa dikejauhan…

Iyah engga bisa ngeja pake kode begitu, taunya kalau mengeja yah a, be, ce, de, e, ef bukan kek alfa, beta, charlie, delta, echo, foxtrot -____-

Yaa sekarang mending lah yaa,

Siera Alfa Lima Alfa Mama… :))

Beberapa waktu lalu saya pernah membaca tentang keinginan seorang gadis mendapat teman lelaki baik-baik lewat dunia maya (khususnya lewat media pesan instan YM dan sebuah situs pertemanan yang tidak seheboh FB penggunanya) tetapi gadis ini memasang foto profil yang memamerkan bagian tubuh yang seharusnya hanya diperlihatkan untuk suaminya kelak.

Saya jadi heran. Lalu saya sempat membaca pula bahwa selama ini yang mengajak sang gadis berkenalan di dunia maya hanyalah lelaki brengsek, iseng, hidung belang dan hanya berbicara tentang seks selama mereka chating. Duh Gusti saya jadi gemas. Apakah sang gadis ini tak berpikir jauh? Bukankah sudah jelas ada firman Allah ”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” QS An Nur 26

Mungkin gadis ini tak mengetahui tentang ayat ini? Entahlah? Sedihnya setiap dia berbicara terkadang membawa kalimat Alhamdulillah, Insya Allah, tetapi dia kirim kirim foto aurat nya sama lelaki tak dikenal, duh sedih sekali saya sebagai seorang wanita :( Padahal dia harap bertemu dengan lelaki baik-baik, lelaki yang bisa menghormatinya, tetapi kalau yang gadis itu pertontonkan demikian, mungkin lelaki yang mengajak dia berkenalan sudah berpikir ngeres duluan, sudah pikir dia wanita gampangan. Boro-boro ingin melindungi dia, lelaki pasti sudah ada niat lain saat mengajak dia berkenalan di dunia maya. Setidaknya lelaki ini mungkin membayangkan sang gadis dengan foto seksi nya sambil menjamah dirinya sendiri. Masih mending kalau para lelaki ini hanya punya niat iseng di dunia maya, hanya punya niat (maaf) bermasturbasi saja (yang inipun saja termasuknya haram), kalau punya niat lebih buruk seperti yang saya bahas sebelumnya? Oh malangnya nasib gadis itu jadi objek pikiran buruk lelaki. Oh gadis kenapa engkau tak bisa lebih menghormati dirimu sendiri? :(

Dan parahnya lelaki yang mengajak dia berbicara pun mungkin beberapa ada yang sudah mengetahui soal ayat ini, mungkin ada pula yang sudah paham dengan hukum melihat aurat wanita yang bukan mahramnya, tetapi oh mengapa para lelaki ini menjadi buta? Katanya ada pepatah lelaki kalau sudah melihat (maaf) dada wanita IQ nya bisa mendadak turun. Mungkin tidak semua lelaki demikian tetapi kenapa kenyataan yang saya temui belakangan demikian? Jadi semua lelaki sama? Wallohu’alam.

Lalu bagaimana dengan pak suami? Apalagi beliau sering jauh dari istri? Mungkin sering buka situs demikian? Chating dengan wanita demikian saat kami berjauhan? Ah bila memang demikian silakan itu urusan dia dengan Allah, toh beliau sudah tahu hukum-hukumnya, sudah tahu baik buruknya, sudah saya ingatkan termasuk lewat tulisan ini. (Dan semoga Allah selalu melindungi pandanganmu, hatimu, syahwatmu yah Ayang. Aamiin)

Duh Allah semoga gadis-gadis serupa dapat hidayah-Mu, pria-pria bodoh itu pun dapat pencerahan dari-Mu dan tersadar dari kebodohannya.

Saya bikin tulisan ini tanggal 27 April 2012 lalu, tak lama setelah kehamilan yang tidak berhasil, jadi terkenang lagi semuanya, Insya Allah masih tetap semangat berusaha :)

"Yang kuat yah nak selama di rahim ibu, ini ibu berusaha banyak gerak dari sekarang, biar kamu juga ikutan sehat. Rumah kita itu di gunung loh nak, dan jalannya sangat jelek, jadi harus kuat meski ibu naek ojek pulang pergi ke kantor. Iah naik ojek nak, ibu belum mampu beli mobil, ini masih nabung sedikit sedikit, jadi sekarang kuat dulu yah naek ojek, naek motor sama ayah. Eh bukannya ibu ga pingin loh manjain, tapi anak-anak ibu harus tahan banting semua, jadi yang kuat yah selama di dalam perut ibu dan setelah melihat dunia. Insya Alloh kelak kalian punya Ayah sama Ibu yang keren, yang selalu harmonis bergerak dinamis bersama. Oh ya meski rumah kalian di gunung tp insya Allah nyaman, ada taman kecil untuk bermain, yah tidak besar sih, tapi cukup untuk kalian guling-guling diatasnya, ada pemandangan sungai juga tapi hati-hati yah kalian tercebur, dan senja disini sangaaaaat indah dan menyenangkan. Nah, jadi bila nanti sudah hadir di perut ibu, harus kuat dan sehat selalu yah, hingga besar nanti, biar kita semua bisa selalu menikmati senja bersama :* "